BACAMALANG.COM – Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Malang setelah berbulan-bulan dilanda cuaca kering. Turunnya hujan di Kecamatan Lawang pada Kamis (22/10/2026) siang menjadi kabar baik bagi warga yang berharap kemarau segera berakhir.
Berdasarkan laporan dan dokumentasi warga, hujan mulai turun sekitar pukul 14.30 WIB di sejumlah titik di Kecamatan Lawang, di antaranya Jalan Walisongo, Desa Ketindan, serta Jalan Dorowati.
Hujan tersebut disambut gembira masyarakat, terlebih setelah sejumlah wilayah menghadapi dampak kekeringan dan ancaman kebakaran hutan. Warga berharap hujan dapat meluas ke kawasan lain sehingga membantu mengurangi risiko kebakaran serta memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak kemarau.
“Akhire udane rotoh (akhirnya hujan turun),” ujar Pratama, warga Lawang, Kamis (22/10/2026).
Sebelumnya, hujan juga dilaporkan mengguyur wilayah Kecamatan Dampit pada Selasa (14/10/2026) malam. Hujan yang turun sekitar pukul 20.00 WIB tersebut berlangsung singkat, dengan durasi sekitar 30 menit.
Meski tidak berlangsung lama, hujan perdana itu memberikan harapan bagi masyarakat yang selama berbulan-bulan menghadapi kondisi kering dan keterbatasan air.
“Alhamdulillah, Dampit semalam hujan sekitar jam 20.00, tapi tidak lama, hanya sekitar 30 menit. Mudah-mudahan karena hujan pertama, semoga nanti ada hujan lagi,” kata Miskari Ma’arif, warga Dampit.
Warga berharap hujan dapat kembali turun dengan intensitas yang memadai dan menjangkau lebih banyak wilayah. Namun, hujan yang turun di sejumlah titik tersebut belum dapat menjadi penanda bahwa musim kemarau telah berakhir secara menyeluruh.
Selain menantikan perubahan cuaca, upaya menjaga ketersediaan air bersih juga dinilai penting. Pelestarian sumber mata air, penghijauan, serta penggunaan air secara bijak diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kekeringan pada musim kemarau mendatang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga



















































