Diteror Video Call WhatsApp dengan Ucapan “Mati Kamu”, Jurnalis di Kota Batu Lapor Polisi - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 22 Okt 2026 11:42 WIB ·

Diteror Video Call WhatsApp dengan Ucapan “Mati Kamu”, Jurnalis di Kota Batu Lapor Polisi


 Zulkifli, jurnalis warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Kota Batu, saat menunjukkan Surat tanda Terima Laporan di SPKT Polres Batu. (Yan) Perbesar

Zulkifli, jurnalis warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Kota Batu, saat menunjukkan Surat tanda Terima Laporan di SPKT Polres Batu. (Yan)

BACAMALANG.COM – Seorang jurnalis di Kota Batu, Zulkifli (50), mengaku mendapat teror bernada ancaman melalui panggilan video grup WhatsApp dari sejumlah nomor tak dikenal. Merasa keselamatannya terancam, ia akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Batu.

Laporan itu dibuat setelah Zulkifli menerima panggilan video grup WhatsApp pada Rabu (21/10/2026) malam. Dalam panggilan tersebut, sejumlah orang diduga melontarkan ucapan bernada ancaman, termasuk kalimat “mati kamu”.

Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Masyarakat Nomor STTLPM/674/X/2026/SPKT/POLRES BATU/POLDA JATIM, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.25 WIB di kediamannya, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Zulkifli menuturkan, panggilan video grup tersebut datang secara tiba-tiba dari beberapa nomor yang tidak dikenalnya. Ia mengaku terkejut saat mendengar ucapan tersebut dan langsung mengakhiri panggilan.

Namun, teror itu tidak berhenti pada panggilan pertama. Menurut pengakuannya, panggilan serupa kembali masuk hingga tiga kali. Karena merasa khawatir, ia memilih tidak mengangkat panggilan berikutnya.

“Pada saat panggilan video call yang pertama, ada beberapa orang yang mengatakan ‘mati kamu’. Saya syok, akhirnya langsung saya tutup. Namun, tak berselang lama saya ditelepon kembali sampai tiga kali, tapi tidak saya angkat. Terus terang saya khawatir dengan keselamatan saya,” ungkap Zulkifli kepada awak media, Kamis (22/10/2026).

Merasa perlu mengambil langkah untuk melindungi diri, Zulkifli kemudian mendatangi Polres Batu dengan didampingi sejumlah rekan seprofesinya untuk melaporkan dugaan pengancaman tersebut.

Laporan itu diterima petugas PAMARTA I, Andry Setyo P., S.A.P. Berdasarkan dokumen laporan yang diterima, pihak yang dilaporkan masih berstatus tidak diketahui atau Mr. X.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pihak yang diduga terlibat maupun motif di balik panggilan video grup WhatsApp tersebut.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kebakaran di TPA Supit Urang, Gas Metana dan Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman Api

22 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Aksi Unjuk Rasa Berlangsung Kondusif, Kapolresta Malang Kota: “Rutam Nuwus Hebak”

22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Lerai Pertengkaran Rumah Tangga Tetangga, Warga Sumberpucung Malang Ditusuk Pisau Dapur

22 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Perkuat Struktur Organisasi, LSM LIRA Kota Batu Tunjuk Prima Septian sebagai Plt. Camat Batu

22 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Sigap! Polisi dan Tiga Taruni Akpol Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Alun-Alun Merdeka Malang

21 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Gandeng Polisi Baik Pak Purnomo, Ajudan Bupati Malang Bantu Evakuasi ODGJ di Kromengan

21 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !