BACAMALANG.COM – Persada Hospital turut hadir dalam rangkaian perayaan 50 tahun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Apkasi Expo bertemakan “Bersama Wujudkan Indonesia Emas 2045”, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta pada tanggal 10-12 Juni 2022.
Acara ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang berharap berharap agar pengusaha muda yang tergabung dalam Hipmi dapat bekerja keras menghadapi tantangan-tantangan untuk membangun Indonesia.
Rumah sakit di kawasan Araya Kota Malang ini menjadi satu-satunya institusi layanan kesehatan yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Persada Hospital membuka layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan/Medical Check Up (MCU) dasar seperti tes tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, hingga rekam jantung (EKG) secara gratis bagi para pengunjung, mulai dari pejabat, para pengusaha, hingga masyarakat umum.
Persada Hospital juga membawa misi untuk memperkenalkan konsep Malang Medical Tourism. Inovasi tersebut merupakan sebuah kolaborasi sektor pariwisata dan kesehatan yang yang bisa dibanggakan secara nasional dan mampu menambah kontribusi ekonomi industri pariwisata Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Dr. H Sandiaga Salahuddin Uno turut mengapresiasi berbagai produk dan layanan kesehatan unggulan Persada Hospital ini.
“Salah satu industri bisnis yang akan berkesempatan besar maju adalah gaya bisnis yang mengedepankan wellness tourism, berkaitan dengan tujuan promotif dan preventif bagi masyarakat,” ujar Sandiaga Uno saat berkunjung ke booth Persada Hospital, Sabtu (11/6/2022).
Sandiaga yakin, industri kesehatan Indonesia bisa bersaing dengan luar negeri. “Apalagi dengan konsep yang ditawarkan Persada Hospital ini,” tandas Sandiaga.
Direktur Persada Hospital, dr. Sigit Riyarto, M.Kes., AAK mengungkapkan, kesempatan ini adalah momentum untuk menarik animo masyarakat Indonesia, agar lebih memilih untuk berobat di layanan kesehatan yang ada di dalam negeri.
“Hal ini juga bentuk respon dari apa yang dikatakan presiden, agar kami bisa terus mengembangkan inovasi dan beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi, khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.
Sigit menjelaskan, Malang memiliki berbagai destinasi wisata variatif, mulai dari wisata alam, buatan, budaya, sejarah, hingga kuliner. Medical Tourism merupakan sebuah inovasi bagi masyarakat yang ingin menikmati kolaborasi layanan kesehatan holistik dan pengalaman berwisata penuh daya tarik serta eksklusif bagi pengunjung.
Menyambut semangat medical tourism pertama di Malang Raya, Persada Hospital menyediakan berbagai paket medical tourism lengkap bagi berbagai kalangan, mulai dari komunitas pencinta olahraga, keluarga muda, hingga pasangan manula.
Paket-paket tersebut merupakan produk kesehatan yang terbagi dalam pemeriksaan diagnostik (medical check up) dan tindakan operasi. Produk kesehatan tersebut dimiliki oleh beberapa Center of Excellence Persada Hospital.
“Kami harap adanya inovasi medical tourism ini, sektor pariwisata dan kesehatan dapat berjalan beriringan guna mendongkrak pendapatan daerah,” pungkas dr. Sigit. (ned/lis)


























































