BACAMALANG.COM – Departemen Matematika, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) terus mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, tim dosen UB membekali guru-guru SMAN 1 Krembung, Kabupaten Sidoarjo, dengan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung inovasi pembelajaran matematika.
Mengusung tema “Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Analisis Matematika untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai media pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Kegiatan yang digelar pada 29 Juli 2026 ini dipimpin oleh Prof. Marjono, M.Phil., bersama tim dosen Departemen Matematika FSTeM UB yang terdiri atas Prof. Drs. M. Muslikh, Ph.D., Corina Karim, S.Si., M.Si., Ph.D., Ratno Bagus E.W., S.Si., M.Si., Ph.D., serta Dra. Endang Wahyu H., M.Si.
Melalui sesi pemaparan materi, demonstrasi, hingga praktik langsung, para guru diperkenalkan dengan berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun bahan ajar, mengembangkan media pembelajaran, merancang asesmen, hingga membantu penyelesaian persoalan matematika secara lebih efektif.

Penandatanganan dokumen kerja sama antara Departemen Matematika FSTeM UB dan SMAN 1 Krembung sebagai komitmen penguatan kolaborasi di bidang pendidikan. (ist)
Meski demikian, para pemateri menegaskan bahwa AI berfungsi sebagai alat bantu yang mendukung proses belajar mengajar, bukan menggantikan peran guru sebagai fasilitator utama di dalam kelas.
Selain pelatihan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan dokumen kerja sama antara Departemen Matematika FSTeM UB dan SMAN 1 Krembung sebagai bentuk komitmen kedua institusi dalam mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, peningkatan kompetensi guru, penelitian, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Kepala SMAN 1 Krembung, Siwi Kuntarsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dosen Universitas Brawijaya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Departemen Matematika Universitas Brawijaya. Kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam mengenalkan Universitas Brawijaya kepada para guru sekaligus memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pembelajaran. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk kolaborasi yang berkesinambungan. Kami juga berharap semakin banyak lulusan SMAN 1 Krembung yang melanjutkan pendidikan ke Departemen Matematika Universitas Brawijaya,” urainya.
Sementara itu, Ketua Tim PkM, Prof. Marjono, M.Phil., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan dosen Departemen Matematika dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.
“Pengabdian kepada Masyarakat merupakan program tahunan dosen Departemen Matematika Universitas Brawijaya. Kami ingin berbagi ilmu pengetahuan, khususnya mengenai perkembangan terbaru dalam pembelajaran matematika berbasis teknologi, sehingga para guru memperoleh wawasan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan di kelas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan sekolah sekaligus memperkenalkan Departemen Matematika Universitas Brawijaya kepada masyarakat sebagai salah satu pilihan terbaik untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang matematika,” ungkapnya.
Selama pelatihan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengeksplorasi berbagai fitur AI. Diskusi tidak hanya membahas pemanfaatan AI dalam menyelesaikan persoalan Analisis Matematika, tetapi juga menyentuh aspek etika penggunaan AI, teknik menyusun prompt yang efektif, hingga strategi mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik.
Melalui kegiatan ini, Departemen Matematika FSTeM UB berharap kolaborasi dengan SMAN 1 Krembung terus berkembang melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi guru, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence dalam pembelajaran, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW




















































