Tiga Partai Besar Siap Kolaborasi untuk Pilkada Kabupaten Malang 2024? - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 23 Mei 2024 20:20 WIB ·

Tiga Partai Besar Siap Kolaborasi untuk Pilkada Kabupaten Malang 2024?


 Wakil Bendahara DPD Golkar Jawa Timur, Rudiatul Mustaufik; Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir; dan Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang, Zia'ul Haq saat njagong bareng di salah satu kafe di Kota Malang. (ist) Perbesar

Wakil Bendahara DPD Golkar Jawa Timur, Rudiatul Mustaufik; Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir; dan Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang, Zia'ul Haq saat njagong bareng di salah satu kafe di Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – PDI Perjuangan, Golkar, dan Gerindra ternyata sudah berkomunikasi secara intensif untuk menyatukan frekuensi dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024.

Terbaru, Wakil Bendahara DPD Golkar Jawa Timur, Rudiatul Mustaufik; Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir; dan Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, terlihat ‘njagong’ bareng di salah satu kafe di Kota Malang.

“Iya benar, pertemuan yang kesekian kalinya, ini tadi sambil ngopi bareng dengan Gerindra dan Golkar. Hanya sebatas menyamakan frekuensi bagaimana ke depan kita menguatkan peran partai, baik di parlemen maupun di tengah masyarakat Kabupaten Malang. Supaya pemerintahan baru hasil Pemilukada 2024 bisa optimal menjalankan fungsi pelayanan,” kata Abdul Qodir, Kamis (23/5/2024).

Sejatinya politisi, Abdul Qodir bilang, pembahasan pada pertemuan itu tentunya tidak jauh dari kolaborasi antar partai politik untuk menyongsong Pilkada.

“Obrolan yang mengarah kerjasama partai dalam Pilkada 2024 secara otomatis. Kita laporkan kepada DPC, selanjutnya tinggal nanti DPC secara kelembagaan menguatkan saja, dan kita selalu update perkembangan dinamika di daerah kepada DPP partai kita masing-masing melalui DPD,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah ada pembahasan mengenai sosok yang akan disandingkan dalam Pilkada nanti, Abdul Qodir menyampaikan bahwa diskusi kecil dengan Rudiatul Mustaufik dan Zia’ul Haq belum sampai sejauh itu.

“Pertemuan tadi secara spesifik belum membahas soal figur tertentu, hanya sedikit membedah problematika yang muncul selama 4 tahun pemerintahan berjalan dan optimalisasi peran partai ke depannya,” tuturnya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir; Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Malang, Zia’ul Haq; dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Darmadi, dalam pertemuan belum lama ini. (ist)

Terpisah, Zia’ul Haq mengamini apa yang disampaikan Abdul Qodir. Ditegaskan Zia, kolaborasi untuk membangun Kabupaten Malang lebih baik adalah prioritas utama saat ini.

“Ya bagaimana Kabupaten Malang ini bisa menjadi lebih baik. Ke depan, bagaimana eksekutif dan legislatif ini berjalan bersama, tidak putus. Dan bisa mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran masyarakat Kabupaten Malang tidak hanya sebatas slogan saja,” ujar Zia.

Zia pun menuturkan, kerjasama politik untuk mengusung sosok tertentu bisa saja dilakukan dengan siapapun. Asalkan, katanya, sosok tersebut dapat mengatasi segala problematika yang timbul di Kabupaten Malang.

“Kita pasti menawarkan calon, ada Pak Chusni, PDI bahkan menawarkan dua calon, Haji Gunawan dan Sanusi, Golkar juga demikian. Kalau nama itukan gampang, tapi bisa apa enggak menjawab masalah di Kabupaten Malang. Makanya penjajakan-penjajakan itu kita lakukan. Ini kita bangun terus menerus, hanya kalau di analogikan menu makanan, dua menu yang dibawa PDIP ini salah satunya pecel yang rasanya sudah kita ketahui bersama-sama,” bebernya.

Ketika ditanya soal peluang koalisi antara Gerindra, Golkar, dan PDI Perjuangan, Zia menjelaskan bahwa hal tersebut masih terlalu dini untuk dibicarakan. Namun, ketiga partai itu bersepakat untuk membawa Kabupaten Malang lebih baik ke depannya.

“Belum sampai kesitu. Yang jelas kita membangun, tiga partai ini meletakkan dasar-dasar, pondasi, agar Kabupaten Malang lebih baik. Kita sedang berkompromi untuk mencari sosok yang akan di calonkan. Artinya ketiga partai ini sudah duduk bareng, ini kan sudah jadi pointer tersendiri,” pungkasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 231 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Waspada Penipuan Catut Nama Ketua GRIB JAYA Kabupaten Malang, Modus Jual Beli Mobil

16 Agustus 2026 - 06:42 WIB

Refleksi HUT ke-81 RI, Ketua Komisi E DPRD Jatim Soroti Kekerasan Anak, Ancaman PHK hingga Dampak Perubahan Iklim

16 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Polisi Amankan Pelaku Pencurian di Sidorahayu Wagir, Aksinya Sempat Viral di Medsos

16 Agustus 2026 - 06:17 WIB

Ibunda Toto Tewel Berpulang, Sirkus Barock hingga KPJ Indonesia Sampaikan Duka

15 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Hukum dan Keadilan Sosial, PR Besar Bangsa di Usia 81 Tahun Kemerdekaan

15 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga BTU Pajang Kisah Pahlawan di Depan Rumah

15 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !