Bukti Daya Saing Global, Mahasiswa UNISMA Jadi Delegasi Konferensi Internasional Asia Tenggara - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 1 Jun 2026 05:24 WIB ·

Bukti Daya Saing Global, Mahasiswa UNISMA Jadi Delegasi Konferensi Internasional Asia Tenggara


 Shalwaa Kia, saat tampil di ICSM 2026, Malaysia. (ist) Perbesar

Shalwaa Kia, saat tampil di ICSM 2026, Malaysia. (ist)

BACAMALANG.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA). Maulayya Shalwaa Alfajry Kia, mahasiswa Fakultas Hukum UNISMA, berhasil lolos sebagai peserta International Conference Santri Mendunia 2026 yang diselenggarakan di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand, pada 6–12 Mei 2026.

Konferensi internasional tersebut mempertemukan santri berprestasi, tokoh muda, akademisi, serta praktisi pendidikan pesantren dari berbagai negara di Asia Tenggara. Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi gagasan, inovasi pendidikan, sekaligus memperkuat jejaring antar-pesantren dan lembaga pendidikan di tingkat internasional.

Selama enam hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari seminar, presentasi karya tulis ilmiah, literasi digital, diskusi panel mengenai kebijakan pendidikan keagamaan, studi banding ke sejumlah kampus bertaraf internasional, hingga kunjungan ke pesantren di negara tujuan.

Shalwaa, yang juga menyandang gelar Duta Maritim Indonesia, terpilih setelah melewati serangkaian proses seleksi yang ketat. Tahapan seleksi meliputi administrasi, penulisan esai atau karya tulis ilmiah, penilaian pengalaman dan prestasi, presentasi video, hingga wawancara. Dari ratusan pendaftar, ia berhasil memenuhi seluruh kualifikasi dan terpilih sebagai delegasi yang berkesempatan menyampaikan gagasan di forum internasional.

Dalam konferensi tersebut, Shalwaa mempresentasikan gagasan tentang peran pesantren sebagai sistem pendidikan yang mampu membentuk generasi muda menjadi warga global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan tradisi keilmuan yang menjadi fondasinya.

“Secara khusus, saya menyampaikan materi berjudul Transforming Global Education Through the Values of Pesantren Boarding Systems: Santri as Global Citizens and Ambassadors of Moderate Islam. Materi ini menyoroti bagaimana pemuda dapat menjadi warga global sekaligus representasi Islam moderat yang membawa nilai toleransi, keseimbangan, dan pesan perdamaian ke ruang internasional,” ujar Shalwaa, yang saat mengikuti konferensi tersebut masih berusia 19 tahun.

Sementara itu, Founder Santri Mendunia, Moh. Abdul Aziz Nawawi, S.Pd.I., M.Pd., Ph.D., menjelaskan bahwa penyelenggaraan konferensi ke-5 ini melibatkan jaringan pesantren dan universitas bertaraf internasional di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas santri dalam menghadapi tantangan global, mulai dari literasi digital, kewirausahaan, hingga dialog lintas budaya.

“Dalam penyelenggaraan International Conference Santri Mendunia 2026 ini, kami melibatkan universitas bertaraf internasional dan jaringan pesantren di Asia Tenggara agar dapat menjadi wadah kolaborasi yang berkelanjutan bagi para pemuda di masa depan,” ungkap Aziz.

UNISMA Bangga atas Prestasi Mahasiswanya di Forum Internasional

Prestasi yang diraih Shalwaa mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan Universitas Islam Malang. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni UNISMA, Dr. H. Muhammad Yunus, M.Pd., menyebut capaian tersebut sebagai kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika kampus.

“Tentu kami bangga atas prestasi mahasiswa kami di ajang internasional. Capaian ini menambah deretan prestasi mahasiswa UNISMA di tingkat global,” ujarnya.

Menurut Yunus, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa yang bersangkutan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap reputasi kampus di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menegaskan bahwa berbagai prestasi yang diraih mahasiswa menjadi bukti keberhasilan pembinaan kemahasiswaan yang selama ini dijalankan oleh UNISMA.

“Capaian ini menunjukkan konsistensi pembinaan kemahasiswaan yang berjalan dengan baik di lingkungan UNISMA. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif, suportif, dan mampu mendorong lahirnya prestasi-prestasi baru dari mahasiswa,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap mahasiswa berprestasi, UNISMA juga telah menerapkan sistem penghargaan (reward system) yang berjalan secara sistematis bagi mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama kampus di berbagai ajang.

UNISMA sendiri telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia dengan raihan Akreditasi Unggul. Di tingkat internasional, UNISMA menempati peringkat ke-173 Asia Tenggara versi QS Asia University Rankings. Selain itu, kampus ini juga masuk dalam 10 besar perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia versi SCImago Institutions Rankings berdasarkan capaian riset, inovasi, dan dampak sosial yang dihasilkan.

Pewarta/Editor: Hadi Triswanto

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

JMSI Jatim Siap Gelar Pelantikan Pengurus dan FGD Media

2 Juni 2026 - 19:12 WIB

Sukses Reboisasi Pujon Hill, UMM Hidupkan Kembali Mata Air dan Pasok Air Bersih untuk Empat Dusun

2 Juni 2026 - 18:54 WIB

Renungan Peringatan 1 Juni, Pancasila Adalah Rumah Bersama

1 Juni 2026 - 12:44 WIB

Hari Lahir Pancasila: Meneguhkan Gotong – Royong di Tengah Arus Individualisme

1 Juni 2026 - 12:38 WIB

SPPG di Kampus Tuai Kritik, Akademisi UB: Bukan Tugas Perguruan Tinggi

31 Mei 2026 - 19:04 WIB

Krisis Penyu dan Pesisir Rusak, BSTC Ajak Masyarakat Terlibat Menjaga Ekosistem Pantai

31 Mei 2026 - 09:20 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !