UIBU Luncurkan Mata Kuliah Kebudiutamaan, Perkuat Karakter Calon Guru dan Siap Jadi Rujukan Nasional - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 17 Jul 2026 19:15 WIB ·

UIBU Luncurkan Mata Kuliah Kebudiutamaan, Perkuat Karakter Calon Guru dan Siap Jadi Rujukan Nasional


 Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) resmi meluncurkan Mata Kuliah (MK) Kebudiutamaan sebagai mata kuliah elektif nasional pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Jumat (17/7/2026). (ist) Perbesar

Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) resmi meluncurkan Mata Kuliah (MK) Kebudiutamaan sebagai mata kuliah elektif nasional pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Jumat (17/7/2026). (ist)

BACAMALANG.COM – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) resmi meluncurkan Mata Kuliah (MK) Kebudiutamaan sebagai mata kuliah elektif nasional pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Jumat (17/7/2026). Langkah ini menjadi inovasi UIBU dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus menyiapkan calon guru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada kemanfaatan.

MK Kebudiutamaan dirancang sebagai bekal bagi calon pendidik untuk menginternalisasi lima nilai utama yang menjadi identitas UIBU, yakni Ke-Indonesia-an, Kemanfaatan, Kepedulian, Kepatuhan, dan Kepatutan. Kelima nilai tersebut diharapkan mampu membentuk guru profesional yang menjadi teladan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Rektor Universitas Insan Budi Utomo, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menegaskan bahwa Kebudiutamaan merupakan seperangkat nilai luhur yang sangat relevan dalam memperkuat pendidikan karakter di Indonesia.

“Kebudiutamaan mengandung nilai-nilai luhur yang perlu menjadi fondasi dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah kemanfaatan sebagai pandangan filosofis aksiologis. Pintar itu penting, tetapi apa artinya kepintaran jika tidak menghadirkan manfaat bagi orang lain. Karena itu, kami ingin calon guru tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki orientasi untuk memberi manfaat,” ujarnya.

Menurutnya, Mata Kuliah Kebudiutamaan tidak disusun sebagai konsep eksklusif yang hanya diterapkan di lingkungan UIBU. Sebaliknya, mata kuliah ini mengusung nilai-nilai universal yang dapat diadopsi oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Mata kuliah ini bersifat inklusif. Nilai-nilai yang ada di dalamnya bersifat universal dan dapat diterapkan oleh perguruan tinggi mana pun di Indonesia. Kami berharap Kebudiutamaan dapat menjadi kontribusi UIBU bagi penguatan pendidikan karakter di tingkat nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator PPG UIBU, Dr. Yulita Pujiharti, M.Kes., menjelaskan bahwa MK Kebudiutamaan telah melalui proses pengajuan dan kini resmi menjadi bagian dari Learning Management System (LMS) Program PPG.

Ia menjelaskan, mata kuliah tersebut terdiri atas lima topik utama yang merepresentasikan nilai-nilai Kebudiutamaan. Seluruh materi kemudian ditutup dengan Aksi Kebudiutamaan, yaitu proyek kolaboratif yang mendorong mahasiswa menerapkan nilai-nilai tersebut melalui kegiatan nyata yang memberikan solusi dan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Aksi Kebudiutamaan menjadi bagian penting dalam mata kuliah ini karena mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui peluncuran MK Kebudiutamaan sebagai mata kuliah elektif nasional pada Program PPG, UIBU berharap dapat berkontribusi dalam mencetak guru-guru Indonesia yang profesional, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Inisiatif ini juga menjadi bukti komitmen UIBU dalam menghadirkan inovasi pendidikan berbasis nilai sebagai fondasi membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Panen Raya Tebu di Malang, Petani Titip Harapan Perkuat Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

17 Juli 2026 - 21:34 WIB

Mentan Amran: Kerugian Bukan Kegagalan, Tapi Investasi Mental Pengusaha Sukses

17 Juli 2026 - 16:46 WIB

Tinjau PG Krebet Baru Malang, Wamenko Pangan Percepat Langkah Menuju Swasembada Gula 2026

16 Juli 2026 - 18:42 WIB

Truk Tebu Raib Dicuri, Sopir Terancam Tanggung Kerugian Rp360 Juta

15 Juli 2026 - 20:18 WIB

UIBU Hadirkan Festival Semhas Heppie, Ubah Seminar Hasil Jadi Lebih Santai dan Tingkatkan Percaya Diri Mahasiswa

15 Juli 2026 - 03:55 WIB

Viral! Bangunan Koperasi Merah Putih di Seberang Sungai, Warganet Ramai Pertanyakan Akses

13 Juli 2026 - 17:05 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !