Ribuan Siswa SMAK Kosayu Jelajah Virtual 62 Kampus - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 5 Sep 2020 09:33 WIB ·

Ribuan Siswa SMAK Kosayu Jelajah Virtual 62 Kampus


 Ribuan Siswa SMAK Kosayu Jelajah Virtual 62 Kampus Perbesar

BACAMALANG.COM – Ribuan siswa SMAK Kosayu di 27 Provinsi 150 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia mengikuti jelajah 62 kampus secara daring di masa pandemi baru-baru ini.

“Siswa Kita dari 27 provinsi, 150 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. Semuanya mengikuti secara daring pengenalan kampus se-Nusantara dan luar negeri,” tandas Wakil Kepala Sekolah bagian Humas, Petrus Wisnu Wiyono Sakti.

Sekilas info, pengenalan dunia kampus kepada siswa di SMAK Kosayu (Kolese Santo Yusup) Malang digelar unik. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena pandemi Covid-19, siswa bisa keliling kampus dalam negeri maupun luar negeri secara virtual.

Sekolah swasta yang lebih terkenal dengan panggilan Hua Ind tersebut mengajak siswa-siswa terutama yang hendak melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, dengan cara expo perguruan tinggi.

Petrus Wisnu Wiyono Sakti, menjelaskan expo perguruan tinggi (PT) diikuti oleh ratusan siswa dari seluruh tanah air.

Kegiatan yang memanfaatkan fasilitas teknologi dan jaringan internet ini digelar selama dua hari, Jumat – Sabtu (4-5/9/2020) dilanjutkan expo pameran di keesokan harinya.

“Kita ada dua sesi. Ada juga expo karir yang biasanya disini oleh alumni. Mereka ke sini memberikan wawasan tentang perguruan tinggi. Ini yang ke-22 tahun kami gelar sejak pertama kali tahun 1998. Karena pandemi kita masih melaksanakan secara online,” jelas Petrus.

Para siswa kelas akhir tersebut dibekali wawasan seputar perguruan tinggi baik PT di Indonesia maupun di luar negeri seperti di Hongkong, Malaysia dan Singapura. Total ada 62 perguruan tinggi dan biro pendidikan.

Wisnu menilai setiap kebijakan ada sisi kelebihan dan kelemahannya. Pihaknya jika boleh memilih, lebih nyaman secara langsung seperti tahun-tahun sebelumnya karena resiko dan kendalanya bisa diantisipasi sebelumnya. (*/had)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PWI Dorong Penguatan Perlindungan Karya Jurnalistik dalam Revisi UU Hak Cipta

24 April 2026 - 07:55 WIB

Temukan Dapur Tanpa Izin dan Menu Tak Layak, GMNI Desak Standarisasi Program MBG

23 April 2026 - 20:22 WIB

GMNI Fakultas Tarbiyah Universitas Al-Qolam Edukasi Bahaya Bullying Siswa SMP

23 April 2026 - 07:50 WIB

Inovasi Hijau: Tiga PTN Bersatu Kembangkan Pelindung Siku dan Lutut dari Serat Rami dan Limbah Sawit

22 April 2026 - 22:27 WIB

Rektor UIBU Gaungkan Kartini Modern: Cerdas, Mandiri, dan Berpengaruh

22 April 2026 - 21:16 WIB

Terbongkar! Jaringan TPPO Asal Malang Kirim PMI Ilegal ke Arab Saudi, Pelaku Ditangkap

22 April 2026 - 07:46 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !