JNE Dorong Zama Homewear, Brand Lokal Malang Tembus Pasar Internasional - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 14 Okt 2026 17:30 WIB ·

JNE Dorong Zama Homewear, Brand Lokal Malang Tembus Pasar Internasional


 Koleksi Zama Homewear, brand lokal Malang yang resmi menjadi customer corporate di JNE hingga tembus pasar internasional. (ist) Perbesar

Koleksi Zama Homewear, brand lokal Malang yang resmi menjadi customer corporate di JNE hingga tembus pasar internasional. (ist)

BACAMALANG.COM — Peran pengiriman dan logistik menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk bisa bersaing hingga ke kancah global. Hal ini dirasakan langsung oleh Srie Dewi Wirautami, pendiri sekaligus desainer dari brand homewear asal Malang, Zama Homewear.

Dalam Cerita Bareng Brand Lokal program podcast yang ditayangkan di kanal youtube JNE https://bit.ly/CeritaBrandLokalZama, Dewi menceritakan perjalanan usahanya yang dirintis sejak Desember 2017.

“Berawal dari keinginan menghadirkan oleh-oleh non-food khas Malang yang berkualitas dan tahan lama, saya coba memanfaatkan keahlian dasarnya di bidang desain produk, membuat pola, serta desain bordir,” ungkapnya belum lama ini.

Di masa awal berdiri, imbuhnya, pengiriman produk Zama Homewear ke para pelanggan sepenuhnya mengandalkan layanan logistik JNE melalui Kantor Cabang Soekarno-Hatta, Malang. Seiring meningkatnya volume pemesanan dan pesatnya pertumbuhan bisnis secara daring, Zama Homewear kini telah resmi menjadi customer corporate di JNE.

Dewi mengungkapkan bahwa kesamaan visi dan komitmen menjadi alasan utama Zama setia menggunakan layanan JNE.

“JNE ini 100% milik merah putih. Ini sejalan dengan visi Zama yang mengusung kearifan lokal serta memberdayakan SDM dari masyarakat kita sendiri,” ujar Dewi.

Srie Dewi Wirautami (kanan), pendiri sekaligus desainer dari brand homewear asal Malang, Zama Homewear, dalam Cerita Bareng Brand Lokal program podcast yang ditayangkan di kanal youtube JNE tentang perjalanan usahanya yang dirintis sejak Desember 2017. (ist)

Dukungan logistik dari JNE diakui sangat membantu Zama dalam menjaga kepuasan pelanggan di berbagai daerah di Indonesia saat lonjakan transaksi online terjadi.

Meski berawal dari produk daster rumahan, inovasi desain Zama kini berkembang menjadi outfit fashion sehari-hari hingga busana anak (Little Zama). Produk-produknya pun telah banyak dibeli oleh wisatawan asing serta diaspora Indonesia untuk dibawa ke berbagai negara seperti Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Swiss, dan beberapa negara Eropa.

Saat ini, Zama tengah dalam proses penetrasi pasar luar negeri yang lebih agresif, salah satunya kurasi produk bersama KOWANI (Kongres Wanita Indonesia) untuk Year-End Exhibition di Kobe Hankyu, Jepang.

“Target kami hingga tahun 2030 adalah dapat memberdayakan hingga 500 pekerja kreatif. Dari angka 120 tim saat ini, kami optimistis dengan ekspansi pasar yang agresif dan dukungan ekosistem yang kuat, mimpi ini bisa terwujud,” pungkas Dewi.

Dukungan infrastruktur pengiriman yang kuat seperti JNE terbukti menjadi jembatan penting bagi karya anak bangsa untuk menjangkau pasar yang lebih jauh, membawa produk lokal Malang bersaing di panggung dunia.

Andre Nurdjianto, Malang Main Branch Head JNE menambahkan, bahwa Zama Homewear merupakan salah satu loyal customer JNE.

“Dengan bergabung sebagai customer corporate Zama mendapatkan beberapa fasilitas seperti penjadwalan penjemputan paket dan pembayaran tagihan bulanan” ujar Andre.

Ia mengungkapkan, Zama Homewear tidak hanya menawarkan produk busana rumah berdetail bordir khas yang unik, tetapi juga mengusung misi sosial dan keberlanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs). Seluruh pengerjaan produk dilakukan oleh perajin lokal Malang tanpa mesin-mesin industri besar.

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan turut diwujudkan Zama Homewear melalui pemberdayaan perempuan, pengelolaan limbah produksi, serta penerapan konsep usaha padat karya.

Sebanyak 97 persen dari total tim dan perajin Zama merupakan perempuan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Zama dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui penciptaan peluang ekonomi sekaligus mendorong kesetaraan gender. Upaya ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 1 tentang Tanpa Kemiskinan dan SDGs 5 tentang Kesetaraan Gender.

Srie Dewi Wirautami, pendiri Zama Homewear, brand lokal Malang yang resmi menjadi customer corporate di JNE hingga tembus pasar internasional bersama para pekerjanya. (ist)

Di bidang lingkungan, Zama menerapkan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui pemanfaatan kembali sisa kain dari proses produksi. Limbah tersebut didaur ulang (recycle) atau diolah menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomis (upcycle). Langkah ini sejalan dengan SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Selain itu, Zama mengusung konsep usaha padat karya yang membuka ruang keterlibatan lebih banyak orang dalam proses produksi. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan dan kolaborasi untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, sebagaimana tercantum dalam SDGs 17.

Atas komitmen dan capaian tersebut, Zama Homewear berhasil meraih Juara 1 UMKM Berprestasi 2026 Jawa Timur. Zama juga terpilih mewakili Indonesia dalam ajang internasional World Expo 2025 di Osaka, Jepang. Pencapaian ini menjadi bagian dari perjalanan Zama dalam memperkenalkan potensi UMKM Indonesia sekaligus membawa praktik usaha yang berorientasi pada pemberdayaan dan keberlanjutan ke tingkat yang lebih luas.

Pewarta/Editor: Nedi Putra AW

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Wali Kota Apresiasi Pekan Literasi 2026 Dispussipda Kota Malang, Kenalkan Wajah Baru, Hadirkan Bedah Naskah Kuno hingga Dee Lestari

14 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Nonton Bantengan di New Wendit, Mahasiswi Kehilangan iPhone, Terduga Pencopet Ditangkap

14 Oktober 2026 - 17:07 WIB

MWCNU Kalipare Matangkan Rangkaian Agenda Peringatan Hari Santri 2026

14 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Curi HP di Warnet Gondanglegi, Pelaku Diduga Kuras Rekening Korban Rp 99,4 Juta

14 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Kepala Pasar dan Pedagang Diedukasi, Kota Malang Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

14 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dibalik Penantian Para Guru, Ada Politik Bekerja dengan Rasa, Abdul Qodir Bocorkan Informasi dari Ketua Banggar

14 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !