Dibalik Penantian Para Guru, Ada Politik Bekerja dengan Rasa, Abdul Qodir Bocorkan Informasi dari Ketua Banggar - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 14 Okt 2026 10:30 WIB ·

Dibalik Penantian Para Guru, Ada Politik Bekerja dengan Rasa, Abdul Qodir Bocorkan Informasi dari Ketua Banggar


 Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir (kiri) saat mendampingi Buya Said Abdullah pada peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tahfidz Al-Quran di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang belum lama ini. (ist) Perbesar

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir (kiri) saat mendampingi Buya Said Abdullah pada peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tahfidz Al-Quran di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang belum lama ini. (ist)

BACAMALANG.COM – Kabar persetujuan anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau sertifikasi menjadi angin segar bagi para pendidik yang menantikan pencairan haknya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, berharap proses penyaluran segera dituntaskan agar manfaatnya benar-benar dirasakan para guru.

“Saya mendengar informasi langsung dari Buya Said Abdullah, bahwa sebagai Ketua Banggar DPR RI beliau sudah menandatangani persetujuan anggaran tunjangan profesi guru atau sertifikasi yang diajukan Menkeu, dan itu akan segera cair,” ungkap Abdul Qodir, saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, kabar tersebut bukan sekadar persoalan anggaran, melainkan menyangkut penghargaan terhadap pengabdian guru yang turut menentukan masa depan bangsa.

Abdul Qodir juga memandang langkah Buya Said Abdullah, politisi PDI Perjuangan yang mengemban amanah sebagai Ketua Banggar, sebagai pengingat bahwa politik anggaran harus berpijak pada kepekaan sosial. Politik tidak cukup hanya cermat menghitung, tetapi juga harus mampu merasakan kebutuhan masyarakat.

“Pelajaran politik yang bisa kita petik dari kerja-kerja Buya Said adalah bahwa politik harus memiliki rasa. Dalam menyelesaikan persoalan, kita tidak perlu menghujat atau sibuk menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah keberanian mencari jalan keluar dan kesungguhan memperjuangkan solusi,” tuturnya.

Ia mengaitkan pandangan tersebut dengan semangat Bung Karno tentang gotong royong, yakni bekerja bersama untuk kepentingan bersama. Dalam semangat itu, perbedaan bukan alasan untuk mempertajam pertentangan, melainkan ruang untuk menemukan jalan penyelesaian.

“Bung Karno mengajarkan bahwa hakikat kehidupan berbangsa adalah gotong royong. Maka, politik semestinya tidak habis untuk mempertontonkan siapa yang paling benar atau siapa yang harus disalahkan. Politik harus menghadirkan ikhtiar, merawat harapan, dan memastikan persoalan rakyat menemukan jalan keluarnya,” tegas Abdul Qodir.

Ia berharap seluruh tahapan administrasi dan teknis segera diselesaikan agar persetujuan anggaran tersebut berlanjut menjadi realisasi yang dinantikan para guru.

“Guru merawat masa depan bangsa. Memperjuangkan kesejahteraan mereka adalah bentuk penghormatan terhadap pengabdian. Sebab, politik yang bekerja dengan akal dan rasa tidak berhenti pada kata-kata, tetapi berusaha menghadirkan kepastian bagi rakyat,” pungkasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kepala Pasar dan Pedagang Diedukasi, Kota Malang Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

14 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Patroli Malam di Hutan, Polisi Amankan Dua Terduga Pemburu Landak Jawa di Sumbermanjing Wetan

14 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Polisi Bekuk Terduga Pengedar Sabu di Turen, Barang Bukti 49,56 Gram Disita

14 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Viral Perselisihan Bakar Sampah, Polres Batu Fasilitasi Perdamaian Lewat Restorative Justice

13 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Krisis Karhutla dan Lima Kegagalan Komunikasi Krisis, Ketika Pemerintah Justru Sibuk Membela Diri

13 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kejari Kota Malang Musnahkan Barang Bukti Perkara, Narkotika Masih Mendominasi

13 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !