BACAMALANG.COM – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang terus memperkuat kiprahnya di bidang pendidikan olahraga. Kampus yang sebelumnya dikenal sebagai IKIP Budi Utomo tersebut kini resmi membuka Program Studi (Prodi) Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) jenjang Sarjana (S1), setelah memperoleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Nomor 1177/B/O/2026.
Terbitnya SK tersebut menjadi langkah baru bagi UIBU Malang dalam memperluas akses pendidikan tinggi di bidang olahraga, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga pelatih profesional yang memiliki kompetensi akademik dan keterampilan praktis.
Rektor UIBU Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menyambut positif terbitnya izin pembukaan program studi baru tersebut. Ia menyebut, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Alhamdulillah, kabar gembira ini patut kami syukuri. Dengan mengantongi SK 1177/B/O/2026, UIBU Malang resmi membuka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1. Ini amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Nurcholis, Selasa (20/10/2026).
Pria yang akrab disapa Sam Rektor itu menjelaskan, kehadiran Prodi PKO S1 menjadi langkah strategis untuk melengkapi Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) yang telah lebih dahulu dikembangkan UIBU Malang.
Menurutnya, kedua program studi tersebut memiliki fokus berbeda, tetapi saling melengkapi dalam membangun ekosistem pendidikan olahraga.
“Jika PJKR berfokus mencetak guru pendidikan jasmani yang berkarakter, maka Prodi PKO S1 diarahkan untuk mencetak pelatih profesional yang kompeten dan berlisensi. Jadi, ekosistem pendidikan olahraga di UIBU kini semakin lengkap,” jelasnya.
Jawab Kebutuhan Pelatih Profesional
Pembukaan Prodi PKO S1 dilatarbelakangi besarnya potensi olahraga di Malang Raya yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil atlet berprestasi. Di sisi lain, kebutuhan terhadap pelatih profesional dengan kualifikasi pendidikan sarjana dinilai masih terbuka luas.
Nurcholis menilai, tidak sedikit pelatih yang memiliki pengalaman panjang di lapangan, tetapi belum menempuh pendidikan formal pada jenjang sarjana kepelatihan olahraga.
“Banyak atlet berprestasi dan pelatih di Malang Raya yang jam terbangnya tinggi, tetapi belum memiliki gelar sarjana kepelatihan. Padahal, untuk sertifikasi dan jenjang karier pelatih nasional, ijazah itu sangat penting. Prodi PKO S1 UIBU hadir sebagai solusinya,” tegasnya.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Prodi PKO S1 UIBU Malang dirancang dengan kurikulum yang mengintegrasikan pendekatan sport science modern, kewirausahaan olahraga (sport entrepreneurship), manajemen cedera, hingga psikologi olahraga.
Mahasiswa juga akan mendapatkan dukungan tenaga pengajar dari kalangan akademisi dan praktisi olahraga. Selain pembelajaran teori, proses pendidikan dirancang untuk menunjang penguasaan keterampilan melalui fasilitas olahraga, pusat kebugaran, serta laboratorium penunjang.
Siapkan Penerimaan Mahasiswa Baru
Dengan terbitnya SK Mendiktisaintek Nomor 1177/B/O/2026, UIBU Malang menyatakan akan segera membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1 pada Tahun Akademik 2026/2027.
Nurcholis berharap, kehadiran program studi tersebut dapat membuka peluang bagi calon mahasiswa, atlet, serta pelatih yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus mengembangkan karier di dunia olahraga.
“Harapan kami, Prodi PKO S1 ini tidak hanya mencetak sarjana, tetapi mencetak pelatih-pelatih hebat, berintegritas, dan mampu mengharumkan nama Malang dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Penambahan program studi ini diharapkan semakin memperkuat peran UIBU Malang dalam menyiapkan sumber daya manusia bidang olahraga yang profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan perkembangan olahraga modern.
Pewarta/Editor: Imam Muchlis

























































