Peringati HUT ke-22, d’Kross Community Pererat Silaturahmi dan Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 19 Okt 2026 09:59 WIB ·

Peringati HUT ke-22, d’Kross Community Pererat Silaturahmi dan Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim


 Peringati 22 tahun lahirnya d'Kross Community. (ist) Perbesar

Peringati 22 tahun lahirnya d'Kross Community. (ist)

BACAMALANG.COM – Memasuki usia ke-22 tahun, d’Kross Community memilih merayakan hari jadinya dengan cara sederhana, tetapi sarat makna. Komunitas yang lahir dari semangat Aremania ini menggelar doa bersama dan silaturahmi dengan anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Yayasan Sunan Kalijogo (Yasuka), Jalan LA Sucipto Gang Taruna VII Nomor 43A, Blimbing, Kota Malang, Sabtu (17/10/2026).

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut. Pekikan salam khas Aremania, “Salam Satu Jiwa”, mengawali acara yang dihadiri perwakilan berbagai komunitas di bawah naungan d’Kross Community, termasuk d’Kross Boxing Camp dan d’Kross Band.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dzikir, sholawat, tawassul, serta doa bersama yang dipimpin Ustaz Zainal dan Kyai Munir dari Yasuka.

Frontman d’Kross, Ade Herawanto, mengungkapkan rasa syukur karena perjalanan 22 tahun d’Kross dapat diperingati dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan.

Menurut pria yang akrab disapa Sam Ade tersebut, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama menjadi nilai penting yang harus terus dijaga, seiring perjalanan d’Kross Community di berbagai bidang.

“Alhamdulillah, kami bisa kembali bersilaturahmi dengan adik-adik di Yasuka. Mereka terlihat antusias dan senang. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ungkapnya.

Kenangan dan Ikatan Batin dengan Yasuka

Bagi Sam Ade, Yasuka bukan sekadar tempat untuk menggelar kegiatan sosial. Ada ikatan batin dan kenangan panjang yang telah terbangun selama bertahun-tahun.

Ia berharap hubungan tersebut terus terpelihara, sekaligus mendoakan agar seluruh keluarga besar Yasuka senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan.

“Kami di Yasuka ini punya ikatan batin yang sudah terpatri dan tidak bisa diingkari. Banyak kenangan yang tidak mungkin terlupakan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar silaturahmi tetap berjalan, termasuk ketika memasuki masa pensiun. Dengan nada bahagia, Sam Ade melontarkan doa agar masa tersebut diisi dengan kesehatan, kegiatan yang membawa manfaat, serta rezeki yang semakin berlimpah.

“Semoga saat memasuki masa pensiun selalu diberikan kesehatan. Kegiatannya sedikit, tetapi rezekinya bertambah banyak,” ujarnya disambut suasana akrab.

Frontman d’Kross, Ade Herawanto mengenang kebersamaan di Panti Yasuka. (ist)

Ustaz Zainal turut menyampaikan doa bagi perjalanan d’Kross Community. Ia berharap pertambahan usia komunitas tersebut membawa keberkahan, kelancaran rezeki, serta umur yang bermanfaat.

“Mudah-mudahan ulang tahun d’Kross menambah keberkahan. Semoga selalu mendapat rahmat dari Allah SWT, rezekinya lancar, dan umurnya barokah,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Sam Ade yang dinilai memiliki andil dalam pengembangan Yasuka.

D’Kross Boxing Camp Minta Doa untuk Pertandingan

Momentum silaturahmi tersebut juga dimanfaatkan perwakilan d’Kross Boxing Camp, Doni Kei, untuk memohon doa dari anak-anak panti asuhan.

Doni Kei, Fighter dari Nakmuay Malang dan d’Kross Boxing Camp.

Petarung asal Kota Tual, Maluku Tenggara, itu berharap mendapatkan kelancaran saat menghadapi pertandingan Baku Hantam Championship Flos Fight Series di Surabaya, dengan rules kick striking.

Doni berharap dapat memberikan penampilan terbaik, terhindar dari cedera, serta membawa hasil positif yang membanggakan komunitas dan Aremania.

“Mohon doanya semoga kami bisa menang, tidak sampai cedera, dan d’Kross tetap eksis serta membawa pulang hasil terbaik, khususnya untuk Aremania,” harapnya.

Ustaz Zainal juga mendoakan atlet d’Kross Boxing Camp yang dijadwalkan bertanding pada 7 dan 14 November 2026. Ia berharap para atlet diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama menjalani pertandingan.

Tetap Berkarya Setelah 22 Tahun

Di bidang musik, Road Manager d’Kross Band, Yoga BM, menegaskan bahwa perjalanan panjang d’Kross tidak membuat semangat berkarya meredup.

Hingga kini, band yang lahir dari kultur suporter Arema tersebut masih aktif tampil dari satu komunitas ke komunitas lainnya. Mereka juga telah merilis belasan album dengan beragam warna musik, mulai dari lagu dan chant suporter, rock, reggae, hingga punk-ska.

“D’Kross masih manggung keliling ke komunitas-komunitas sambil menyambung tali silaturahmi. Dalam kondisi apa pun, seniman harus tetap berkarya. Saat ini kami juga sedang menyiapkan sejumlah single baru,” jelas Yoga.

Ia menambahkan, perjalanan d’Kross akan terus berlanjut melalui karya musik sekaligus keterlibatan dalam berbagai kegiatan komunitas. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan Aremania dan masyarakat Malang.

Yoga juga menyebut bahwa semangat kebersamaan itu akan kembali terasa dalam perayaan Malang Super Fight ke-27 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 November 2026.

Berawal dari Semangat Aremania

D’Kross Community berdiri pada 17 Oktober 2006. Pembentukannya berawal dari ketertarikan Ade Herawanto terhadap militansi suporter Aremania dalam mendukung Arema.

Dari semangat tersebut, d’Kross berkembang menjadi komunitas yang tidak hanya bergerak di bidang musik, tetapi juga olahraga, seni, budaya, pengamanan swakarsa, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

D’Kross Band yang diperkuat lima personel pun telah menjelajahi berbagai daerah di Indonesia untuk menghibur penggemarnya, termasuk Arek-arek Malang yang merantau. Sejumlah daerah yang pernah disambangi antara lain Batam, Jakarta, Kalimantan, Bali, hingga Lombok.

Memasuki usia ke-22 tahun, d’Kross Community menjadikan kegiatan di Yasuka sebagai pengingat bahwa perjalanan sebuah komunitas tidak hanya diukur dari karya dan pencapaian, tetapi juga dari kepedulian serta manfaat yang diberikan kepada sesama.

Melalui doa bersama dan silaturahmi tersebut, d’Kross berharap semangat persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian sosial terus tumbuh serta menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan komunitas ke depan.

Pewarta/Editor: Imam Muchlis

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dari Sabar Mase ke Entrepreneur Heppiee, UIBU Malang Kenalkan Maba pada Dunia Kewirausahaan

21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Perkuat Pendidikan Alam, Sosiologi UB dan RBA Dampingi Sekolah Alam Sobyor

21 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Kantongi SK Mendiktisaintek, UIBU Malang Resmi Buka Prodi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

20 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Tandon Ada Kendala Saat Uji Coba, Komunitas Peduli Malang Tak Surut Perjuangkan Air Bersih di NTT

19 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Ringankan Kebutuhan Santri, Relawan Malang Kirim Bantuan Peralatan Dapur ke Ponpes Ar-Rahimiyah NTT

18 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Said Abdullah Tegaskan MSCI Bukan Nabi

18 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !