Siswa SDN 1 Karangploso Ikuti Simulasi Gempa - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Okt 2026 15:23 WIB ·

Siswa SDN 1 Karangploso Ikuti Simulasi Gempa


 Guru dan murid antusias mengikuti sosialisasi mitigasi dan simulasi gempa di SDN 1 Karangploso, yang diharapkan dapat memupuk budaya sadar bencana sejak dini, memahami prosedur evakuasi, titik kumpul aman, serta siap siaga dalam menghadapi potensi bencana. (IG BPBD) Perbesar

Guru dan murid antusias mengikuti sosialisasi mitigasi dan simulasi gempa di SDN 1 Karangploso, yang diharapkan dapat memupuk budaya sadar bencana sejak dini, memahami prosedur evakuasi, titik kumpul aman, serta siap siaga dalam menghadapi potensi bencana. (IG BPBD)

BACAMALANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menggelar edukasi mitigasi bencana dan simulasi gempa bumi di SD Negeri 1 Karangploso. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan sekolah.
‎
‎Puluhan siswa bersama para guru mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan saat terjadi gempa bumi, termasuk prosedur evakuasi dan pentingnya mengenali titik kumpul yang aman.
‎
‎Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan edukasi kebencanaan di sekolah penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana.
‎
‎“Sosialisasi ini sebagai upaya memupuk budaya sadar bencana sejak dini, agar siswa dan guru mengetahui langkah tepat saat terjadi gempa bumi,” ujar Purwoto, Kamis (15/10/2026).
‎
‎Melalui simulasi tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga mampu menerapkan langkah penyelamatan diri secara tepat ketika menghadapi situasi darurat.
‎
‎BPBD Kabupaten Malang berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara lebih luas di sekolah-sekolah lainnya. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana diharapkan tumbuh sejak usia dini.
‎
‎Upaya ini sekaligus menjadi langkah membangun generasi yang tangguh bencana serta mampu mengenali risiko dan bertindak tepat saat keadaan darurat terjadi.
‎
‎Pewarta: Hadi Triswanto
‎Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Lima iPhone Raib Digondol Maling di Gajah Mada Plaza Malang, Kerugian Capai Rp70 Juta

15 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Polres Batu Olah TKP Sengketa Lahan di Jalan Bromo Kota Batu, Warga Pertanyakan Fasum hingga Terbit SHM

15 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Libatkan Siswa SD, SAE L’SIMA Ngajum Tanam 1.000 Bibit Kopi dan Benih Kedelai

15 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Tawarkan Kerja di Bengkel, Pria 39 Tahun Diduga Gelapkan Motor Korban dan Jual Lewat COD

15 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Sidang Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Kabupaten Malang, PH Tegaskan H. Rosyidin Layak Dibebaskan

15 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Purna Tugas di Polres Batu, AKBP Aris Purwanto Terima Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono

15 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !