BACAMALANG.COM – Upaya menghadirkan akses air bersih bagi warga Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dilanjutkan meski menghadapi kendala teknis. Komunitas Peduli Malang (Asli Malang) memilih menjadikan insiden kerusakan tandon air sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan program bantuan tersebut.
Kendala terjadi saat uji coba pengisian air sebelum pemasangan pagar pengaman. Tandon berkapasitas 2.200 liter yang semula disiapkan untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat mengalami kerusakan dalam proses tersebut.
Alih-alih menghentikan upaya yang telah berjalan, komunitas ini mengambil langkah evaluasi dan melakukan penyesuaian agar fasilitas yang dibangun nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal.
Perwakilan Komunitas Peduli Malang (Asli Malang), Yoeni Achyar, menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pelajaran penting dalam proses menghadirkan fasilitas air bersih yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami memilih menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran, bukan untuk mencari siapa yang salah, agar fasilitas ini dapat digunakan dengan lebih baik, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat Pota,” ujar Yoeni.
Sebagai tindak lanjut, pengerjaan di lapangan kembali dilanjutkan dengan mengganti tandon sebelumnya menggunakan kapasitas 1.100 liter. Komunitas juga merencanakan pemasangan pagar pengaman sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan menjaga ketahanan fasilitas.
Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari ikhtiar agar program penyediaan air bersih tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Evaluasi dilakukan untuk memastikan fasilitas yang tersedia nantinya dapat digunakan dengan lebih aman dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Kelanjutan program ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Di antaranya jajaran Polres Manggarai Timur di bawah kepemimpinan AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR, jajaran Polsek Sambi Rampas, Gimbal Alas Indonesia, para relawan, serta masyarakat setempat.
Semangat gotong royong tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pengerjaan. Komunitas Peduli Malang berharap upaya yang terus dilakukan dapat membantu mewujudkan ketersediaan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat Pota.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

























































