BPBD Kabupaten Malang Distribusikan 4,58 Juta Liter Air Bersih, Layani 18.414 Jiwa di 14 Desa - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Okt 2026 22:40 WIB ·

BPBD Kabupaten Malang Distribusikan 4,58 Juta Liter Air Bersih, Layani 18.414 Jiwa di 14 Desa


 Masyarakat antusias antre mengambil air bersih, yang disalurkan BPBD Kabupaten Malang bersama tim gabungan, dengan total 4.588.300 liter air bersih, melalui 918 rit pengiriman ke 14 desa di 6 kecamatan, menjangkau 5.799 KK atau 18.414 jiwa. (IG BPBD) Perbesar

Masyarakat antusias antre mengambil air bersih, yang disalurkan BPBD Kabupaten Malang bersama tim gabungan, dengan total 4.588.300 liter air bersih, melalui 918 rit pengiriman ke 14 desa di 6 kecamatan, menjangkau 5.799 KK atau 18.414 jiwa. (IG BPBD)

BACAMALANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang bersama tim gabungan telah menyalurkan 4.588.300 liter air bersih untuk membantu warga menghadapi krisis air akibat kekeringan. Distribusi tersebut menjangkau 5.799 kepala keluarga (KK) atau 18.414 jiwa yang tersebar di 14 desa pada enam kecamatan.

Berdasarkan data hingga Selasa (13/10/2026) pukul 21.00 WIB, jutaan liter air bersih itu telah didistribusikan melalui 918 rit pengiriman. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.

Penanganan tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Malang Nomor 100.3.3.2/465/35.07.013/2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026, yang ditetapkan pada 3 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan krisis air bersih dipicu puncak musim kemarau yang menyebabkan berkurangnya debit sumber mata air masyarakat. Kondisi tersebut diperparah oleh belum optimalnya fungsi infrastruktur penyedia air di sejumlah lokasi.

“Kami terus melaksanakan distribusi air bersih sesuai kebutuhan warga dan memperkuat koordinasi serta pemantauan rutin di daerah berpotensi kekeringan secara periodik,” kata Purwoto, Kamis (15/10/2026).

Sumawe Terima Distribusi Terbesar

Dari enam kecamatan yang menjadi sasaran distribusi, Kecamatan Sumawe mencatat penyaluran terbesar dengan total 1.685.000 liter air bersih.

Rinciannya, di wilayah PKM Sitiarjo disalurkan 280.000 liter melalui 55 rit untuk memenuhi kebutuhan 100 jiwa oleh PMI dan BPBD. Kemudian, Desa Sitiarjo menerima 460.000 liter melalui 87 rit untuk 505 KK atau 1.928 jiwa.

Selanjutnya, Desa Sumberagung mendapatkan 540.000 liter melalui 108 rit untuk 1.245 KK atau 3.818 jiwa. Sementara Desa Kedungbanteng menerima 405.000 liter melalui 85 rit pengiriman untuk 788 KK atau 2.184 jiwa.

Di Kecamatan Gedangan, total distribusi mencapai 625.000 liter. Sebanyak 605.000 liter disalurkan ke Desa Tumpakrejo melalui 119 rit untuk 307 KK atau 1.461 jiwa oleh BPBD. Adapun Desa Sidodadi menerima 20.000 liter melalui empat rit pengiriman.

Sementara itu, di Kecamatan Sumberpucung, Desa Karangkates memperoleh 1.081.500 liter air bersih melalui 196 rit pengiriman. Distribusi yang dilakukan Perum Jasa Tirta tersebut menjangkau 1.035 KK atau 3.105 jiwa.

Di Kecamatan Donomulyo, total air bersih yang disalurkan mencapai 439.200 liter. Desa Sumberoto menerima 399.200 liter melalui 100 rit untuk 377 KK atau 773 jiwa dari Perumda Tirta Kanjuruhan. Sedangkan Desa Tulungrejo memperoleh 40.000 liter melalui delapan rit untuk 140 KK atau 648 jiwa dari BPBD.

Adapun Kecamatan Kalipare menerima total 486.200 liter air bersih. Distribusi tersebut meliputi Desa Kalirejo sebanyak 94.200 liter melalui 19 rit untuk 60 KK atau 121 jiwa oleh Perum Jasa Tirta.

Desa Putukrejo menerima 157.000 liter melalui 31 rit untuk 516 KK atau 1.237 jiwa dari Perum Jasa Tirta dan AMCF. Kemudian, Desa Arjosari memperoleh 60.000 liter melalui 12 rit untuk 240 KK atau 848 jiwa, sedangkan Desa Sumberpetung menerima 175.000 liter melalui 35 rit untuk 370 KK atau 1.130 jiwa. Kedua distribusi terakhir dilakukan BPBD.

Di Kecamatan Pagak, penyaluran mencapai 271.400 liter air bersih. Desa Sumberejo menerima 182.000 liter melalui 38 rit untuk 87 KK atau 545 jiwa dari Perum Jasa Tirta. Sementara Desa Pagak memperoleh 89.400 liter melalui 21 rit pengiriman untuk 129 KK atau 516 jiwa dari BPBD.

Libatkan Berbagai Pihak

Distribusi air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Malang.

Sejumlah pihak yang terlibat antara lain BPBD, Damkar, PMI, PJT I Karangkates, Perumda Tirta Kanjuruhan, perangkat desa, AMCF, dan Puskesmas Sitiarjo. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pihak swasta, yakni Buana Solusindo dan Marva Telekomunikasi.

Melalui kerja sama tersebut, penyaluran air bersih diharapkan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang mengalami penurunan ketersediaan air selama musim kemarau.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Resmi Jabat Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Tegaskan Kasus Dugaan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun Tetap Berlanjut

15 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolres Malang Sambangi Sekretariat GMNI, Bahas Tes Urine DPRD dan Pengawasan Distribusi BBM

15 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Resmi Jabat Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa Fokus Berantas Narkoba hingga Perkuat Pengamanan Wisata

15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Lima iPhone Raib Digondol Maling di Gajah Mada Plaza Malang, Kerugian Capai Rp70 Juta

15 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Siswa SDN 1 Karangploso Ikuti Simulasi Gempa

15 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Polres Batu Olah TKP Sengketa Lahan di Jalan Bromo Kota Batu, Warga Pertanyakan Fasum hingga Terbit SHM

15 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !