Wujudkan Sinergitas Antara Umaroh dengan Ulama, Kapolri Kunjungi Ponpes Al Falah - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 7 Agu 2022 13:14 WIB ·

Wujudkan Sinergitas Antara Umaroh dengan Ulama, Kapolri Kunjungi Ponpes Al Falah


 Wujudkan Sinergitas Antara Umaroh dengan Ulama, Kapolri Kunjungi Ponpes Al Falah Perbesar

BACAMALANG.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi bersama masyayikh dan sesepuh serta pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso Kabupaten Kediri, Sabtu (6/8/2022).

Kapolri menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan ini merupakan wujud upaya dari Polri untuk meningkatkan sinergitas antara umaroh dengan ulama, karena seluruh tugas Polri dapat berjalan dengan baik tidak lepas dari doa dari para ulama.

Di samping itu, Kapolri juga menjelaskan dalam menangani pandemi Covid-19, para ulama berperan penting dalam keberhasilan pemerintah menanggulangi penyebaran virus.

“Selama dua tahun lebih Indonesia menghadapi pandemi Covid – 19, saat ini kita telah berhasil menangani Covid – 19 melalui gencarnya program vaksinasi, para ulama juga membantu percepatan vaksinasi pada kalangan santri,” tandasnya.

Kapolri juga menyampaikan saat ini Indonesia tengah mengalami krisis kelangkaan pangan dan energi akibat invasi Rusia ke Ukraina.

“Saat ini kita mengalami dampak dari invasi Rusia ke Ukraina yang menyebabkan kelangkaan pangan dan energi yang dirasakan oleh seluruh dunia termasuk Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jenderal Listyo mengingatkan menjelang pemilihan umum tahun 2024 yang rawan terjadi polarisasi masyarakat akibat politik identitas.

“Hal tersebut dapat mengakibatkan perpecahan masyarakat di tengah situasi sulit yang dihadapi bangsa Indonesia,” pungkasnya.(*/an)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Belajar dari Hillsborough, Empat Tahun Kanjuruhan Masih Menanti Pengakuan dan Akuntabilitas Negara

30 September 2026 - 12:03 WIB

Tak Cuma Teori, Mahasiswa K3 Universitas Kepanjen Digembleng Hadapi Situasi Bencana

27 September 2026 - 13:57 WIB

DPRD, Pemkab dan BAZNAS Kabupaten Malang Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Korban Gempa NTT

27 September 2026 - 09:28 WIB

Sepekan 105 Gempa Terekam di Jatim, BMKG Pastikan Tak Ada yang Dirasakan Warga Malang

25 September 2026 - 14:13 WIB

Teguh Santosa Tegaskan JMSI Dukung Penuh HPN 2027

25 September 2026 - 09:11 WIB

Nikah Siri Saat Masih Punya Istri Sah? Ini Risiko Pidana dan Perdata yang Sering Tidak Disadari

24 September 2026 - 07:22 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !