BACAMALANG.COM – Komunitas Peduli Malang ASLI Malang memberikan pembekalan penanganan kegawatdaruratan kepada anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 14 Kota Malang. Kegiatan edukasi kemanusiaan yang dikemas dalam bentuk pendampingan dan berbagi pengalaman tersebut digelar di SMP Negeri 14 Kota Malang, Jumat (17/7/2026).
Pelatihan difokuskan pada pengenalan sekaligus praktik penanganan situasi darurat melalui simulasi drama bertema kebakaran yang diperagakan oleh anggota PMR. Simulasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kondisi darurat.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Relawan WIIU WIIU Ambulans ASLI Malang yang terdiri dari Algibran Zulfikar sebagai pengemudi ambulans, Rakha sebagai mentor, serta Ilham, memberikan pendampingan secara langsung kepada para peserta.
Rakha memandu sesi praktik penggunaan berbagai peralatan kegawatdaruratan, mulai dari scoop stretcher (tandu scoop), neck collar, hingga bidai. Peserta juga diberi kesempatan mencoba langsung setiap peralatan agar memahami fungsi, teknik penggunaan, dan prosedur pertolongan pertama yang benar.
Relawan ASLI Malang, Algibran Zulfikar, mengapresiasi antusiasme anggota PMR selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, berbagi ilmu kemanusiaan merupakan bagian penting dalam membangun generasi muda yang peduli terhadap sesama.
“Ilmu akan lebih bermanfaat ketika dibagikan kepada orang lain. Harapan ke depannya semoga adik-adik PMR terus berkembang dan mampu menjadi perawat yang profesional serta membanggakan kedua orang tuanya,” ujar Algibran kepada BACAMALANG.COM, Sabtu (18/7/2026).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar SMP Negeri 14 Kota Malang atas kepercayaan yang diberikan kepada ASLI Malang untuk berbagi pengetahuan di bidang kegawatdaruratan.
Menurut Algibran, bekal keterampilan dasar seperti ini diharapkan mampu membentuk karakter anggota PMR menjadi pribadi yang sigap, tanggap, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.
“Menjadi relawan bukan hanya tentang memberikan pertolongan, tetapi juga menularkan ilmu serta semangat kemanusiaan kepada generasi berikutnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, ASLI Malang terus berkomitmen memperluas edukasi kegawatdaruratan di lingkungan sekolah sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak usia dini, sekaligus mencetak generasi muda yang siap memberikan pertolongan saat dibutuhkan.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































